Artikel Baru

Jual Mesin Penggiling Kotoran Hewan - Mesin Penghancur Pupuk Kandang

Jual Mesin Penggiling Kotoran Hewan

harga mesin pemisah pupuk kandang, mesin penggiling kotoran sapi, mesin penggiling kotoran kambing, mesin penggiling kotoran hewan, mesin penggiling kotoran ternak, mesin penggiling kotoran ayam, harga mesin penggiling kotoran kambing, harga mesin penggiling kotoran hewan.

Mesin Penggiling Kotoran Hewan



FUNGSI : MENEPUNGKAN ATAU MENGGILING KOTORAN HEWAN ( SAPI, KAMBING, AYAM,DLL). PENGILINGAN KOTORAN HEWAN DAPAT DIMANFAATKAN UNTUK PEMBUATAN KOMPOS ALAMI ATAU PUPUK ALAMI.







SPESIFIKASI MESIN PENGGILING KOTORAN HEWAN


SPESIFIKASI
DIMENSI                                : 1100 X 600 X 1
100 MM
PENGERAK                           : DIESEL 16  HP
MATERIAL TABUNG            : MILD STEEL
MATERIAL RANGKA           : SIKU, UNP    
MATERIAL COVER              : MILD STEEL
MATERIAL PENGGILING    : MILD STEEL
TRANSMISI                          : PULLEY DAN V-BELT
KAPASITAS                     
·              500-600 KG/JAM - DENGAN UKURAN SCREEN 3 MM
·                                                                                                 750-1000 KG/JAM - DENGAN UKURAN SCREEN 6 MM
                                                               1000-1500 KG/JAM- DENGAN UKURAN SCREEN 12 MM



SPESIFIKASI
DIMENSI                                
900 X 500 X 1000 MM
PENGERAK                           : DIESEL 
8  HP
MATERIAL TABUNG            : MILD STEEL
MATERIAL RANGKA           : SIKU, UNP   

MATERIAL COVER              : MILD STEEL

MATERIAL PENGGILING    : MILD STEEL
TRANSMISI                           : PULLEY DAN V-BELT
KAPASITAS                           :

                                                                                                  300-400 KG/JAM - DENGAN UKURAN SCREEN 3 MM
·                                                                                                450-500 KG/JAM - DENGAN UKURAN SCREEN 6 MM
                                                 600-750 KG/JAM- DENGAN UKURAN SCREEN 12 MM



SPESIFIKASI
DIMENSI                                 
700 X 500 X 800 MM
PENGERAK                             
ENGINE BENSIN 5,5  HP/ DINAMO 1 HP
MATERIAL TABUNG              : MILD STEEL

MATERIAL RANGKA             : SIKU, UNP   

MATERIAL COVER                 : MILD STEEL
MATERIAL PENGGILING      : MILD STEEL
TRANSMISI                             : PULLEY DAN V-BELT
KAPASITAS                             
300-400 KG/JAM- DENGAN UKURAN SCREEN 12 MM 
                                                    100-150 KG/JAM - DENGAN UKURAN SCREEN 3 MM
·                                                                                                     200-300 KG/JAM - DENGAN UKURAN SCREEN 6 MM
______________________________________________________________________________

Langkah Pembuatan Pupuk Kandang Dengan Alami
Ada dua cara membuat pupuk kandang dengan alami yakni dengan terbuka serta dengan tertutup.

Langkah Pembuatan Pupuk Kandang Dengan Terbuka
Sama dengan namanya, proses pembuatan pupuk kandang ini dikerjakan lewat cara menumpuk kotoran sapi dalam tempat terbuka hingga akan alami proses dekomposisi atau penguraian oleh microorganism berjalan di hawa bebas. Umumnya proses dekomposisi lewat cara terbuka dapat berjalan secara cepat, tapi akan memunculkan kemungkinan polusi hawa buat lingkungan sekelilingnya.

Di bawah ini ialah langkah cara membuat pupuk kandang Dengan Alami dari kotoran sapi dalam tempat terbuka;

Jemur kotoran sapi dibawah cahaya matahari saat dua hari agar kandungan airnya menyusut.
Sesudah dijemur, pindahkan ke tempat yang beratap, tetapi tiada dinding supaya perputaran hawa lancer . Biarlah saat dua mingu sampai masak. Semestinya tempat penumpukan ini lenih tinggi dari tanah di sekelilingnya, supaya saat turun hujan timbunan kotoran sapi tidak digenangi.
Sesudah dua bulan, kotoran sapi sudah jadi pupuk kandang yang siap dipakai.

Langkah Pembuatan Pupuk Kandang Dengan Alami Dengan Langkah Tertutup.
Cara membuat pupuk kandang secar alami dari kotoran sapi lewat cara tertutup dikerjakan lewat cara memunculkan kotoran sapi di lubang yang dikasih lubang yang dikasih atap. Keunggulan langkah tersebut yakni kotoran sapi tidak menebar ke mana-mana, tapi hasilnya lebih lama, serta pupuk kandang yang dibuat tidaklah terlalu kering. Proses pembuatan pupuk kandang dengan tertutup dikerjakan lewat cara seperti berikut:

Bikinlah lubang di tanah dengan ukuran sesuai dengan jumlahnya kotoran sapi yang akan diolah. Semestinya, dindig lubang dilapis semen untuk menahan serapan air di luar lubang. Basic lubang dilewatkan apa yang ada supaya air yang masih tetap ada pada kotoran dapat meresap ke bawah.
Masukan kotoran sapi dalam luang, tapi jangan pernah penuh.
Untuk menahan proses pengemasan, taburkan kapur pertanian dengan tipis rata ke atas permukaan kotoran, lantas timbun degan tanah.
Biarlah saat 3 – 4 bulan sampai kotoran sapi terdekomposisi dengan prima jadi pupuk yang siap dipakai.



Pupuk kandang adalah pupuk yang datang dari kotoran hewan yang dipakai untuk menyiapkan unsur hara buat tanaman. Pupuk kandang bertindak untuk melakukan perbaikan karakter fisik, kimia serta biologi tanah. Formasi unsur hara yang ada pada pupuk kandang begitu bergantung pada type hewan, usia, alas kandang serta pakan yang dikasihkan pada hewan itu.

Tiap-tiap type hewan tentu saja membuahkan kotoran yang mempunyai kandungan hara unik. Akan tetapi pada umumnya kotoran hewan memiliki kandungan unsur hara makro seperti nitrogen (N), posfor (P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg) serta belerang (S). Jika dibanding dengan pupuk kimia sintetis, kandungan kandungan unsur hara dalam pupuk kandang tambah lebih kecil. Oleh karenanya, butuh pupuk yang banyak untuk menyamakan pemberian pupuk kimia.



Seperti type pupuk organik yang lain, pupuk kandang mempunyai beberapa keunggulan seperti kekuatannya untuk merangsang kegiatan biologi tanah serta melakukan perbaikan karakter fisik tanah. Akan tetapi kelemahannya ialah memiliki bentuk yang kamba (bulky) serta tidak steril, dapat memiliki kandungan biji-bijian gulma serta beberapa bibit penyakit atau parasit tanaman.

Beberapa jenis pupuk kandang
Disaksikan dari memiliki bentuk, ada pupuk kandang padat serta cair. Pupuk padat umumnya didapat dari tahi (feses) sedang pupuk cair diambil dari air kencing (urine). Ada pula yang diambil dari kombinasi feses serta urine, umumnya berupa kombinasi kental seperti lumpur. Tidak hanya bentuk fasa-nya, ada pula pupuk kandang yang berbentuk kombinasi pada kotoran dengan material lainnya. Seperti, kotoran ayam yang bercampur dengan sekam padi yang jadikan alas kandang atau kotoran sapi yang bercampur jerami. Di bawah ini, beberapa macam pupuk kandang yang banyak dipakai.

a. Kotoran sapi
Pupuk kandang dari kotoran sapi mempunyai kandungan serat yang tinggi. Serat atau selulosa adalah senyawa rantai karbon yang akan alami proses dekomposisi selanjutnya. Proses dekomposisi senyawa itu membutuhkan unsur N yang ada dalam kotoran. Hingga kotoran sapi tidak disarankan untuk diterapkan berbentuk fresh, butuh pematangan atau pengomposan terlebih dulu. Jika pupuk diterapkan tiada pengomposan, akan berlangsung persaingan perebutan unsur N pada tanaman dengan proses dekomposisi kotoran.

Tidak hanya serat, kotoran sapi mempunyai kandungan air yang tinggi. Atas basic itu, beberapa petani seringkali menyebutkan kotoran sapi menjadi pupuk dingin. Tingginya kandungan air ikut membuat biaya pemupukan jadi mahal sebab berat pupuk cukuplah berat. Kotoran sapi sudah dikomposkan dengan prima atau sudah masak jika berwarna hitam gelap, teksturnya gembur, tidak lengket, suhunya dingin serta tidak bau.

b. Kotoran ayam
Kotoran ayam begitu disukai petani sayuran daun sebab reaksinya yang cepat, pas dengan ciri-ciri sayuran daun yang rata-rata memiliki siklus tanam pendek. Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara N yang relatif tinggi di banding pupuk kandang type lainnya. Ditambah lagi, unsur N dalam kotoran ayam dapat diserap tumbuhan dengan cara langsung, hingga relatif tak perlu proses dekomposisi terlebih dulu.

Pupuk kandang ayam umumnya diambil berbentuk kombinasi dengan sekam padi, terpenting untuk kotoran ayam pedaging (broiler). Sekam padi dipakai beberapa peternak ayam menjadi alas kandang. Saat kandang dibikin bersih kotoran akan bercampur dengan sekam itu. Sekam padi turut memperkaya zat hara terpenting untuk unsur K. Kotoran ayam broiler ikut memiliki kandungan unsur P yang tambah tinggi.

Tidak hanya beberapa keunggulannya, kotoran ayam rawan membawa bibit penyakit terpenting bakteri type Salmonella. Oleh karenanya pemanfaatannya mesti berhati-hati serta dipakai sesuai dengan keperluan. Kecemasan lainnya ialah pemakaian obat-obatan serta hormon pada peternakan ayam akan terikut dalam kotoran ayam. Kontaminan ini tentu saja tidak diinginkan buat beberapa petani sayur organik.

c. Kotoran kambing
Kotoran kambing teksturnya berupa butiran bundar yang sulit dipecah dengan fisik. Kotoran kambing disarankan dikomposkan dulu sebelum dipakai sampai pupuk jadi masak. Beberapa ciri kotoran kambing yang sudah masak suhunya dingin, kering serta relatif tidak berbau.

Kotoran kambing mempunyai kandungan K yang tambah tinggi di banding type pupuk kandang lainnya. Pupuk ini begitu pas diaplikasikan pada paruh pemupukan ke-2 untuk merangsang tumbuhnya bunga serta buah.

d. Air kencing (urine)
Tidak hanya kotoran yang berupa padat, urine dapat juga jadikan pupuk untuk tanaman. Urine adalah buangan dari sisa-sisa metabolisme pada tubuh. Urine memiliki kandungan kandungan nitrogen yang tinggi, dari hasil perombakan metabolisme protein. Tidak hanya nitrogen, urine ikut memiliki kandungan sulfur serta pospat.

Urine yang sangat popular dipakai menjadi pupuk cair ialah urine kelinci, sebab memilki kandungan unsur hara N yang cukuplah tinggi sampai 2,72%. Langkah pemakaiannya juga cukuplah gampang yakni dengan mencairkan 1 liter urine dalam 20 liter air bersih. Lalu kombinasi itu disemprotkan pada tanaman menjadi pupuk daun. Pupuk kandang dari urine dapat juga digabung dengan pupuk kandang padat serta diterapkan menjadi pupuk pada tanah. Tidak hanya untuk pupuk, urine hewan ternak seringkali digunakan untuk bikin pestisida organik atau pupuk resapi.

Pengomposan pupuk kandang
Pengomposan pupuk kandang berguna untuk menguraikan beberapa bahan organik yang ada dalam kotoran, hingga jadi sumber-sumber hara yang konstan serta dapat diserap tanaman. Proses pengomposan keluarkan panas, daya panas ini sekaligus juga akan membunuh bibit penyakit serta mematikan biji-bijian gulma. Hingga pupuk kandang yang sudah dikomposkan relatif lebih aman dari penyakit serta hama tanaman.

Menurut riset Balittanah (2006), pengomposan pupuk kandang akan tingkatkan kandungan hara makro. Beberapa zat hara yang terdapat dalam kotoran, akan dirubah jadi bentuk yang gampang diserap tanaman. Seperti unsur N yang gampang menguap akan dikonversi jadi bentuk lainnya seperti protein.



Pada prakteknya, pengomposan pupuk kandang semakin lebih efisien jika ditambahkan dengan inokulan seperti EM3 serta dibalik-balik sehari-hari. Akan tetapi umumnya peternak membiarkan kotoran ternak menumpuk sampai jadi pupuk yang masak dipakai. Bahkan juga type kotoran unggas umumnya jarang dikomposkan terlebih dulu, sesudah diambil dari kandang, kotoran itu langsung diterapkan ke tempat pertanian.

Aplikasi pupuk kandang
Pupuk kandang telah dipakai beberapa petani semenjak beratus-ratus tahun lampau, baik itu dalam kondisi fresh ataupun yang sudah dikomposkan. Pupuk kandang menyiapkan semua unsur hara makro buat tanaman, terpenting nitrogen. Nitrogen yang ada dalam pupuk kandang berupa nitrat, satu zat yang gampang larut serta diserap akar tanaman. Bentuk semacam ini sama juga dengan yang disiapkan oleh pupuk kimia sintetis.

Pemakaian pupuk kandang di tempat kering dikasihkan dengan beberapa langkah, seperti ditebarkan diatas tanah, digabung waktu pemrosesan tanah, dikasihkan dalam larikan, atau dikasihkan pada lubang tanam. Beberapa petani tanaman sayuran biasa memberi pupuk kandang dalam jumlahnya besar dengan dosis 20-75 ton per ha. Sedang untuk tanaman pangan, seperti jagung serta kacang-kacangan lebih dikit.

Pemberian pupuk kandang tidak langsung efisien pada musim tanam pertama, tetapi akan memberi hasil yang berarti sesudah dikasihkan pada musim tanam ke-2 serta setelah itu. Hasil riset Balittanah pada tanaman jagung menujukkan pada pemberian musim pertama cuma meningkatkan hasil panen sebesar 6% tapi pada musim ke-2 naik sampai 40%.

Type pupuk kandang dari kotoran unggas pada umumnya memberi hasil yang bertambah cepat di banding kotoran sapi atau kambing. Sebab unsur hara dalam pupuk kandang ayam ada berbentuk yang bisa langsung diserap tanaman. Sesaat pada kotoran sapi serta kambing membutuhkan proses penguraian terlebih dulu.

Pemakaian pupuk kandang di tempat sawah lebih dikit di banding tempat kering (pangan serta sayuran). Umumnya petani memakainya menjadi penambahan pupuk kimia dengan dosis kurang dari 2 ton per ha.

No comments